Header Ads

banner ads

Dubes Palestina Diusir Dari Amerika

Faktamuslim.com, Washington – Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Hanan Ashrawi, Ahad (16/09), mengutuk pemerintah AS karena membatalkan visa tinggal Direktur Kantor Misi Diplomatik PLO sekaligus Duta Besar Palestina di AS, Hossam Zamlot, dan keluarganya. AS meminta Zamlot segera meninggalkan negaranya meski visa sebenarnya masih berlaku hingga 2020.


“Perilaku yang merupakan merupakan balas dendam dari pemerintah AS ini menunjukkan kebencian terhadap para pemimpin dan rakyat Palestina hingga terhadap anak-anak dan perempuan yang tidak bersalah,” kecam Ashrawi.

Ia menunjukkan bahwa tindakan terhadap Dubes Zamlot tak berkeprimanusiaan. Tindakan ini merupakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional Palestina-Amerika dan pelanggaran norma diplomatik.

Ashrawi mencatat bahwa pihak berwenang AS memberitahu staf misi PLO di Washington prosedur penutupan kantor organisasi, termasuk meminta mereka untuk berhenti bekerja dan menutup rekening bank.

Ia menambahkan, tindakan sewenang-wenang ini juga termasuk pembatalan visa keluarga Dubes Zomlot dan memaksa dua anaknya yang masih berumur 7 dan 5 tahun meninggalkan sekolah tiba-tiba dan pulang ke Palestina.

Kepada AFP, Zamlot membenarkan pembatalan visa izin tinggalnya beserta keluarga. Ia menggambarkan, tindakan AS ini sebagai “dendam dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam kebiasaan diplomatik.”

Sejak Mei lalu, imbuh Zamlot, saya telah meninggalkan AS atas keputusan Presiden Mahmod Abbas. Namun anak-anak masih tinggal di sana untuk menyelesaikan akhir tahun pelajaran.

Misi PLO secara resmi ditutup Kamis lalu menyusul keputusan pemerintah AS. Washington menuduh pemimpin Palestina menolak mengadakan pembicaraan damai dengan Israel dan menolak berbicara dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Sumber: Al-Sarq Al-Ausath, kiblat